Dibuka Kembali! Sayembara Fiksi @FeminaMagazine 2015/2016

Posted on Updated on

TANTANG DAYA CIPTA ANDA UNTUK MENJADI PENULIS TERKENAL SEKALIGUS MEMBAWA PULANG TOTAL HADIAH RP 44 JUTA!

SYARAT UMUM SAYEMBARA CERPEN & CERBER FEMINA 2015/2016:

  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia;
  • Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, menggunakan ejaan yang disempurnakan;
  • Naskah harus karya asli, bukan terjemahan;
  • Tema bebas, tetapi sesuai untuk majalah Femina;
  • Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik dan online, dan sedang tidak diikutsertakan dalam sayembara lain;
  • Peserta hanya boleh mengirim 2 naskah terbaiknya;
  • Hak untuk menyiarkannya di media online ada pada PT Gaya Favorit Press;
  • Redaksi berhak mengganti judul dan menyunting karya;
  • Naskah yang tidak menang, tetapi memenuhi syarat, akan dimuat di femina;
  • Penulis akan mendapat honor sesuai standar Femina;
  • Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat-menyurat;
  • Lomba ini tertutup untuk karyawan Femina Group;
  • Naskah dikirim ke Redaksi Femina, Jl. H.R. Rasuna Said Kav B Blok 32-33, Kuningan, Jakarta Selatan, 12910

SYARAT KHUSUS CERPEN

  • Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font Arial ukuran 12;
  • Panjang naskah 6-8 halaman, dan dikirim sebanyak dua rangkap disertai 1 (satu) CD berisi naskah;
  • Naskah dilampiri formulir asli dan fotokopi KTP;
  • Pada amplop kiri atas ditulis: Sayembara Mengarang Cerpen Femina 2015;
  • Naskah ditunggu selambat-lambatnya 15 September 2015;
  • Pemenang akan diumumkan di majalah Femina yang terbit pada bulan November 2015.

SYARAT KHUSUS CERBER

  • Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font Arial ukuran 12;
  • Panjang naskah antara 40-50 halaman;
  • Dijilid dan dikirim sebanyak dua rangkap disertai 1 (satu) CD berisi naskah;
  • Naskah dilampiri formulir asli, fotokopi KTP, dan sinopsis cerita;
  • Pada amplop kiri atas ditulis: Sayembara Mengarang Cerber femina 2015/2016;
  • Naskah ditunggu selambat-lambatnya 30 November 2015;
  • Pemenang akan diumumkan di majalah Femina yang terbit pada bulan April 2016.

HADIAH SAYEMBARA CERPEN

  • Pemenang I    : Rp6.000.000
  • Pemenang II  : Rp4.000.000
  • Pemenang III: Rp3.000.000

HADIAH SAYEMBARA CERBER

  • Pemenang I    : Rp13.000.000
  • Pemenang II  : Rp9.000.000
  • Pemenang III: Rp7.000.000

Formulir Sayembara Cerpen & Cerber Femina 2015/2016

[Kumpulan Flash Fiction] – LOL (Legenda Oh Legenda)

Posted on Updated on

Cover LOL
Kumpulan 123 flash fiction 123 kata hasil dekonstruksi legenda oleh peserta #FFKomedi123Kata

Judul Buku: LOL (Legenda Oh Legenda) Jenis: Kumpulan Flash Fiction Penulis: @momo_DM, @Irfanaulia, @__fatwaningrum@_n_kecil, @aa_muizz, @anhardanaputra, @auxentina, @constantane, @didotanindita, @fannywatmadja, @jiahjava, @kakaakin, @mae_roseku, @MeliyaIndri, @MentionSari, @NafriYrrah, @rindrianie, @ry4nn_, @therendra. Harga: Rp. 40.000,-

Tebal: 170 Halaman B/W

Ukuran: 13 x 19 cm

Tahun Terbit: 2014

Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com

Deskripsi Buku:

LOL (Legenda Oh Legenda) merupakan kumpulan flash fiction 123 kata hasil dekonstruksi dari 15 (lima belas) legenda nusantara yang ditulis oleh 19 (sembilan belas) orang kontributor proyek menulis #FFKomedi123Kata. Sebanyak 123 flash fiction dengan genre komedi ditulis dengan gaya khas masing-masing penulis. Unik dan segar! Banyak kreativitas ide tercipta dalam mendekonstruksi legenda nusantara menjadi cerita-cerita tak terduga yang mampu melahirkan tawa. Begitu cara mereka merayakan legenda nusantara dari sudut berbeda. Kamu ingin merayakannya juga? Mari bersama-sama ikut merayakannya lewat tawa! Silakan unduh sampel naskahnya di sini. Pemesanan lewat email : admin@nulisbuku.com Sertakan dalam badan email:

  • Judul Buku: LOL (Legenda Oh Legenda)
  • Penulis: Momo DM dkk
  • Jumlah Buku:
  • Nama Penerima:
  • Alamat Penerima:
  • No. Telepon/HP:
Cover LOL copy
Penampakan cover buku secara utuh yang bernuansa kuno
IMG-20140601-02273
Penampakan bagian dalam buku dilengkapi dengan sketsa kece tiap bab karya Onty @I_am_BOA

Catatan: Royalti penjualan buku akan disumbangkan sepenuhnya untuk kegiatan Lintas Komunitas Lombok ‘Share for Care’ yang konsen dengan pendidikan anak di wilayah terpencil Lombok. Untuk laporan pertanggungjawaban, perolehan royalti penjualan buku ini, akan di-update secara berkala di blog ini sekaligus peruntukannya. Mari bersama-sama berbagi dengan membeli buku ini!   IMG-20140529-02238

Lomba Penulisan Cerita Rakyat 2015 oleh @budayasaya

Posted on Updated on

  
Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Penulisan Cerita Rakyat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas bercerita di kalangan masyarakat dalam rangka melindungi kekayaan budaya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terdokumentasi cerita-cerita rakyat dan tertanam nilai-nilai budaya sehingga nilai-nilai tersebut teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Lomba dengan tema “Cerita Rakyat sebagai Wahana Pembangunan Karakter Bangsa” berupa penulisan kembali cerita rakyat yang bersumber pada cerita rakyat Indonesia dengan versi penulis, baik dalam jenis mite, legenda, maupun dongeng. Lomba ini dibagi dalam dua kategori, yakni:

  1. Cerita rakyat untuk anak
  2. Cerita rakyat untuk umum

Ketentuan Umum:

  1. Naskah cerita merupakan penulisan kembali karya orisinal perorangan yang belum pernah dipublikasikan dan bersumber pada cerita rakyat Indonesia.
  2. Memfollow akun twitter @budayasaya dan fanspage FB kebudayaanindonesia
  3. Cerita rakyat yang ditulis kembali diharapkan diambil dari cerita rakyat yang selama ini belum banyak digali.
  4. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan naskah 1(satu) judul.
  5. Panjang naskah terdiri atas 10–15 halaman tanpa gambar/ilustrasi.
  6. Naskah diketik di atas kertas A4, Times New Roman 12, spasi 1,5, margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm.
  7. Judul cerita bebas dan sesuai dengan inti cerita dan tema lomba. Cerita tidak mengandung SARA, pornografi, dan kekerasan.
  8. Pendaftaran lomba dimulai tanggal 10 Juni 2015 dan ditutup tanggal 20 Agustus 2015 (stempel pos/jasa Kurir)
  9. Naskah yang dilombakan menjadi milik Direktorat Internalisasi Nilai dan DiplomasiBudaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta hak cipta tetap pada pengarang.
  10. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
  11. Naskah dan fotokopi KTP/Kartu Pelajar peserta dikirim dalam bentuk softcopy ke alamat email kekayaanbudaya@gmail.com atau hardcopy ke alamat: Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Kompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 10. Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat. Telepon: (021) 5725047/5725564.

Alur Pendaftaran:

Hadiah Pemenang baik untuk kategori cerita rakyat untuk anak maupun cerita rakyat untuk umum yaitu:

  • Juara I sebesar Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah),
  • Juara II sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah),
  • Juara III sebesar Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah),
  • Harapan I sebesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah),
  • Harapan II sebesar Rp. 7.500.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah),
  • Harapan III sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah),
  • Enam hadiah hiburan masing-masing sebesar Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah).

Ketentuan Khusus:

  1. Pajak hadiah ditanggung pemenang
  2. Dua belas finalis dari dua kategori diundang ke Jakarta untuk wawancara
  3. Karya 12 terbaik akan diterbitkan dalam Katalog Pemenang Lomba.
  4. Tim Juri terdiri atas ahli dalam bidang tradisi lisan, akademisi, praktisi, media, dan bahasa.

 Tahapan Kegiatan dan Jadwal

  1. Publikasi Lomba > Mei – Juni 2015
  2. Pengiriman Naskah > Juni – Agustus 2015
  3. Seleksi Teknis > Agustus 2015
  4. Penilaian Naskah > September 2015
  5. Wawancara Finalis > Oktober 2015
  6. Pengumuman Pemenang dan Penyerahan Hadiah > Oktober 2015

 Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

7 Satai Andalan di Lombok

Posted on

Sa.tai n irisan daging kecil-kecil yang ditusuk dan dipanggang, diberi bumbu kacang atau kecap.

Mengetahui barang yang harus disiapkan saat ke Lombok dan mengenal bahasa Sasak saja belum cukup. Anda juga harus mengenal kuliner yang ada di Lombok, khususnya satai. Siapa yang tak kenal masakan tersebut? Hampir semuanya pasti kenal, kan? Jenis masakan ini sering dijumpai di kuliner pinggir jalan. Masing-masing wilayah punya varian satai yang khas. Madura, misalnya. Terkenal dengan satai kambingnya. Juga Tawangmangu dengan satai kelincinya. Lombok — surga kuliner di Indonesia bagian timur — pun tak kalah. Lombok juga memiliki satai khas. Tidak hanya satu, tetapi TUJUH! Penasaran satai apa sajakah itu? Berikut tujuh satai andalan di Lombok:
  1. Satai Rembiga. Bahan pembuatannya sama dengan satai lain, daging sapi. Prosesnya pun sama persis, dibakar menggunakan arang dan dikipas secara manual. Lalu apa istimewanya? Satai Rembiga berbeda dari satai lainnya karena cita rasanya yang khas, pedas.Rasa pedas dan manis ini berasal dari bumbu berupa cabai merah, cabai rawit, dan terasi yang dihaluskan ditambah kecap untuk menciptakan sensasi rasa manis. Semua orang pasti sudah tahu kalau Lombok identik dengan rasa pedas.Selain itu, potongan dagingnya kecil-kecil sehingga satai matang sempurna saat dibakar. Hal ini menyebabkan satai memiliki tekstur daging matang yang lembut. Kedua keistimewaan ini menyebabkan satai menjadi incaran wisatawan yang datang berkunjung ke Lombok.Sate Rembiga (Sumber: jajanlombok.com)
  2. Satai Ikan Tanjung. Varian sate ini banyak dijual di wilayah Lombok, terutama di wilayah Tanjung, sehingga lebih dikenal dengan nama sate ikan Tanjung. Namun sebenarnya di tempat lain di Lombok pun banyak yang menjualnya. Saat ini banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional hampir seluruh Lombok. Jadi tidak harus ke daerah asalnya. Tanjung, untuk bisa menikmati kuliner nan enak ini. Anda pasti akan setuju dengan pernyataan ini jika telah mencobanya. Dibuat dari daging ikan cakalang dicampur santan dan diberi bumbu merica, bawang putih, dan rempah-rempah menjadikan sate ini gurih dan pedas.Sate Ikan Tanjung (Sumber: http://www.visitlomboksumbawa.com)
  3. Satai Pusut. Varian ini merupakan sate khas Lombok. Terbuat dari daging pilihan yang dihaluskan dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu. Tak ketinggalan adalah cabai untuk memberikan sensasi pedas. Inilah yang menjadikan satai ini istimewa. Gurih dan pedas.Sate Pusut Daging (Sumber: www.jajanlombok.com)
  4. Satai Pencok. Varian ini terbuat dari kulit sapi yang telah dimasak sebelumnya. Namun saat ini ada beberapa yang melakukan modifikasi dengan mengganti bahan dari tepung kanji dengan harga jual yang lebih murah. Proses pembuatannya diawali dengan memotong kulit sapi atau adonan tepung kanji kental berbentuk persegi. Selanjutnya ditusuk dengan lidi atau batang bambu kecil (katik). Satai ini dinikmati dengan menambahkan bumbu pelalah. Tidak ada penjual khusus satai ini karena banyak dijual keliling.Sate Pencok
  5. Satai Bulayak. Sate Bulayak adalah sate dari daging sapi. Biasanya dikombinasi dengan usus dan hati sapi. Setelah matang disajikan dengan bumbu dan cabai yang diiris tipis. Inilah yang membuat sate bulayak rasanya pedas. Keunikan lainnya yaitu satai bulayak ini disajikan dengan lontong yang dibungkus daun enau atau aren yang bentuknya melilit. Daun ini membuat tekstur lontong menjadi lembut dan harum. Awalnya varian ini hanya dijual di kawasan wisata Taman Suranadi dan Taman Air Narmada. Namun seiring perjalanan waktu, varian satai ini banyak dijual juga di tempat lain. Tempat-tempat lain yang juga menyediakan satai varian ini adalah Taman Pura Lingsar dan Taman Kota di Jalan Udayanan Mataram.Satai Bulayak (Sumber: http://lombok.panduanwisata.id)
  6. Satai Usus. Varian yang tak kalah enaknya adalah satai usus. Varian ini banyak dijual secara keliling dari rumah ke rumah oleh ibu-ibu dengan harga yang relatif murah. Terbuat dari usus sapi pilihan dengan dicampur bumbu pelalah. Sangat nikmat dinikmati selagi panas.Sate Usus (Sumber: http://www.instagram24.com/tag/sateusus)
  7. Satai Lilit. Varian ini sama dengan sate lilit khas Bali. Bahan dan proses pembuatannya pun kurang lebih sama. Sama-sama menggunakan daging yang dililitkan pada tusuk sate kemudian dibakar. Perbedaan terletak pada tingkat kepedasannya. Sate lilit di Lombok memiliki rasa pedas yang lebih kuat.Satai Lilit
Kamu sudah mencoba satai yang mana saja?
Dong ayok menikmati satai Lombok! ^^

7 Kata Bahasa Sasak Wajib Bagi Wisatawan Lombok

Posted on

Sudah siap dengan barang yang wajib dibawa saat ke Lombok? Sekarang kita lanjutkan dengan belajar sedikit bahasa Sasak. Tujuannya agar mudah beradaptasi dengan masyarakatnya.

Mengunjungi Lombok, mau tidak mau harus berinteraksi dengan masyarakatnya. Adat dan budaya berbeda tentu menghadirkan beragam cerita. Termasuk di dalamnya adalah perihal bahasa. Masyarakat Lombok yang pada dasarnya ramah, akan lebih ramah lagi jika diajak berkomunikasi memakai bahasa ibunya. Hanya saja mempelajari bahasa lain tidaklah semudah membalik telapak tangan. Namun bukan berarti tidak bisa dipelajari, bukan?

Nah! Berikut ini adalah tujuh kata wajib untuk dikuasai yang bisa menghangatkan hubungan antara wisatawan dengan masyarakat suku Sasak. Apa sajakah itu?

  1. Tabik. Kata ini berarti ‘permisi’. Dipakai pada saat Anda sedang berjalan melewati sekumpulan masyarakat suku Sasak di lokasi objek wisata. Menggunakan kata ini bisa membuat mereka yang sedang Anda lewati merasa dihargai.
  2. Silaq. Arti dari kata ini adalah ’silakan’. Tepat digunakan pada saat Anda akan pamit meninggalkan sebuah obrolan atau mempersilakan teman suku Sasak untuk melakukan sesuatu.
  3. Tampi Asih. Kata ini artinya adalah ‘terima kasih’. Penggunaannya sama pada kata ‘terima kasih’ yang berlaku di masyarakat pada umumnya.
  4. Ampurayang. Arti kata ini adalah ‘maaf’. Pemakaiannya sama dengan kata ‘maaf’ yang berlaku di masyarakat pada umumnya.
  5. Nggih. Artinya adalah ‘iya’ dalam versi Sasak halus atau lebih sopan. Sama halnya dengan kata-kata yang lain, penggunaan kata ini juga sama seperti itu. Kata ini diucapkan untuk menghormati orang lain.
  6. Ndek Kembe-kembe. Kata ini berarti ‘tidak apa-apa’, ‘it’s okay‘ atau ‘woles’. Kata ini digunakan pada saat sekiranya ada seseorang yang meminta maaf karena telah melakukan hal kecil yang menyebabkan Anda kurang nyaman.
  7. Sampun. Kata ini artinya ’sudah’. Digunakan untuk menjawab jika Anda ingin menolak tawaran dari seseorang secara halus atau menjawab pertanyaan tentang sudah atau belum mengerjakan sesuatu.

Mudah, kan? Semoga bermanfaat jika suatu hari Anda diberi kesempatan untuk mengunjungi Lombok.

Dong ayok ke Lombok!

7 Barang yang Wajib Dibawa Saat Traveling ke Lombok

Posted on

Informasi penting bagi yang berencana menghabiskan liburan di Lombok. Kenapa penting? Jadi begini. Lombok adalah kawasan wisata yang memiliki banyak keunikan. Bukan saja objek wisata, tetapi juga kuliner dan cuacanya. Tentu diperlukan perencanaan yang baik agar liburan tidak terganggu, bukan? Terlebih dalam perencanaan anggaran dan itinerary. Lalu, apa saja yang harus disiapkan oleh wisatawan yang berkunjung ke Lombok? Ini dia!
  1. Kamera dan Tongsis. Jalan-jalan tanpa bawa kamera, bagai sayur tanpa garam. Hambar. Rasanya sayang saja kalau keindahan Lombok tidak diabadikan dalam lensa. Bagaimanapun juga, banyak cerita keindahan yang bisa dikabarkan lewat selembar foto. Apa pun merek dan jenis kamera, tentu tidaklah masalah. Bahkan hanya dengan menggunakan kamera telepon seluler pun tidak masalah. Hal ini tergantung pada keinginan masing-masing individu. Pengunjung yang hobi fotografi pasti memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Termasuk di dalamnya adalah tripod. Sedangkan bagi backpacker bisa saja hanya membawa kamera digital. Intinya adalah jangan lupa bawa kamera. Buat yang hobi foto selfie dan narsis, alat ini akan sangat membantu. Terutama jika ke Lombok sendirian saja. Tentu alat ini akan sangat berguna. Hal ini juga mengingat, beberapa objek wisata di Lombok masih ada yang sepi. Saat tak ada orang untuk dimintai bantuan atau malu minta bantuan, alat ini menjadi senjata utama untuk mengambil foto diri di objek wisata sepuasnya.
  2. Telepon Seluler dan powerbank. Jalan-jalan ke Lombok, sebisa mungkin membekali diri juga dengan telepon seluler sederhana selain smartphone. Kenapa? Banyak objek wisata di Lombok yang tidak memungkinkan koneksi internet. Untuk berjaga-jaga, tentu telepon seluler sederhana ini akan sangat membantu. Telepon seluler jenis ini memiliki ‘kehidupan’ baterai yang lebih panjang dibanding smartphone. Seperti kita tahu, smartphone boros baterai saat mencari jaringan. Kekuatan bertahan ini setidaknya membuat komunikasi lewat telepon atau SMS bisa tetap berjalan. Masalah yang sering dihadapi pengguna smartphone adalah baterai yang boros. Menyiapkan powerbank dengan daya penuh adalah solusi bijak. Terlebih daerah di Lombok yang beberapa objek wisatanya tergolong miskin sinyal. Perangkat ini akan sangat membantu untuk tetap bisa eksis di objek wisata.
  3. Obat-obatan. Penting? Iya. Sangat penting. Tentu tidak ada orang yang ingin sakit, kan? Namun namanya jufa sakit, datangnya kadang pada saat tidak diduga. Bahkan bisa saja saat sedang merasakan dan merayakan bahagia. Hal ini pastinya akan membuat bete di objek wisata. Terlebih cuaca di Lombok tergolong tidak menentu dan kadang-kadang sangat ekstrim. Jadi tidak ada salahnya menyiapkan obat-obatan. Bukan karena di Lombok tidak ada apotik lho, ya. Banyak, kok. Hanya saja fasilitas kesehatan di beberapa objek wisata di Lombok masih minim. Adapun jenis obat yang wajib disiapkan adalah obat ringan (sakit kepala, minyak kayu putih, sakit perut) dan obat untuk penyakit khusus yang diderita.
  4. Perlengkapan Ibadah. Bisa menikmati keindahan objek wisata di Lombok haruslah disyukuri. Salah satu bentuk syukur adalah dengan taat menjalankan ibadah. Terutama bagi seorang muslim, perlengkapan ibadah ini menjadi sangat penting untuk disiapkan. Bukan tanpa alasan. Kondisi geografis beberapa objek wisata di Lombok adalah alasannya. Belum semua objek wisata yang ada didukung sarana dan prasarana ibadah. Memang Lombok adalah pulau seribu masjid, tetapi tidak semua objek wisata dekat dengan masjid.
  5. Buku dan Peta Manual Lombok. Iya. Buku. Wajib dibawa untuk mengisi perjalanan dan setibanya di objek wisata. Tidak ada salahnya jika tiba di objek wisata, mencari tempat nyaman untuk membaca buku. Bukan saja buku panduan wisata di Lombok, Dong Ayok ke Lombok seri pantai, misalnya, tetapi bisa buku apa saja. Ada sensasi berbeda saat beristirahat dengan membaca buku di objek wisata. Selain terlihat keren, juga efektif membunuh waktu. Lalu untuk apa peta manual Lombok? Jelas agar tidak tersesat. Kan ada google maps. Tunggu! Tidak sesederhana itu. Sudah tahu kan kondisi jaringan internet di Lombok? Itu gunanya peta manual ini. Akan sangat membantu saat mengeksplorasi keindahan tersembunyi di pulau Lombok. Ya… Terkecuali keliling Lombok dengan menggunakan jasa guide, sih. Itu beda kasus. Jelas peta manual ini tidak dibutuhkan. Namun ini akan sangat membantu solo backpacker.
  6. Kacamata dan Topi. Barang sederhana ini akan sangat berguna ketika memutuskan untuk mengeksplorasi keindahan pantai-pantai di Lombok. Manfaat dari membawa barang-barang ini rasanya tidak perlu dijelaskan lagi.
  7. Daftar Kontak. Mengunjungi Lombok sendirian tentu butuh keberanian dan persiapan matang. Selain kondisi geografis, juga adat dan budaya masyarakat setempat. Kendala yang umum dihadapi wisatawan di objek wisata adalah bahasa daerah. Beberapa masyarakat di objek wisata kurang memahami bahasa Indonesia. Mereka pun memilih berkomunikasi dengan bahasa Sasak. Butuh orang lain pastinya untuk membantu menerjemahkannya. Salah satunya adalah mengontak teman yang tinggal di Lombok. Keuntungannya selain bisa membantu dalam hal bahasa masyarakat setempat, juga sebagai sumber informasi rute, objek-objek wisata, dan siapa tahu ada waktu untuk jalan bareng. Seru, bukan?

Tentu tujuh hal di atas tidak harus dilakukan secara penuh. Toh tidak ada aturan yang mengharuskannya, kan? Namun jika bisa dipersiapkan seluruhnya, tentu perjalanan menikmati keindahan serpihan surga di bumi akan lebih menyenangkan.

Selamat menjelajah keindahan Lombok! ^^

Inilah Kosakata Wajib Bekal Travelling Ke Lombok!

Posted on

Momo DM:

Bekal Traveling ke Lomboj

Originally posted on sasakbesahabat:

Hey traveller! Lagi ngapain? Cie bulan segini lagi cek cek tiket dan hotel buat ke Lombok ya? Selain prepare budget, gak ada salahnya nih prepare juga bekal kosakata buat nikmatin indahnya Lombok.
Setiap daerah, termasuk Lombok, tentunya memiliki bahasa daerah tersendiri. Di Lombok, mayoritas dihuni oleh Suku Sasak, dan bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Sasak. Ada juga sih yang pake bahasa Indonesia, beberapa ada yang bahasa Indonesia blasteran alias campur dengan aksen bahasa Sasak. Cuman kalo di kampung2, seperti di kampung penulis, kalo kebanyakan pake bahasa Indonesia, warga nyebutnya ‘bahasa tipi’ atau ‘bahasa bapak polisi’. Huihihihi
Nah, buat traveller, coba deh hafalin kosakata berikut. Kali aja ada manfaatnya kalo mau naik angkot, nawar barang, atau buat mendekatkan diri dengan warga Lombok. Eh jangan-jangan minat juga sama ‘dedare’ (sebutan gadis di Lombok) Lombok? Boleh nih jadi bahan sepik sepik. hehehhe.
1. Berembe kabar?
Nah, ini artinya “Apa Kabar?” atau “Gimana…

View original 261 more words

Posted on

Momo DM:

Tentang Sasak Besahabat

Originally posted on sasakbesahabat:

“tetep ramah timaq ndeq wah saliq kenal, becat betulung lamun araq bingung leq langan, ceritaan jok dunie, sasak besahabat” – The Datu

Yap, penggalan reff lagu The Datu ini belakangan kerap ingin saya suntikkan ke temen-temen di Lombok, NTB. Makna liriknya kurang lebih mensuggest temen-temen di Lombok untuk welcome dan nunjukin hospitality kepada ‘mereka’ yang datang ke Lombok. Mereka ini siapa sih? Nah, mereka ini adalah konsekuensi dari ‘penjualan’ besar-besaran keindahan Lombok di media, oleh kita, kita yang menduduki Lombok sekarang ini.
Keindahan Lombok ini ibarat makan Pelecing (makanan khas Lombok). Pedes (agak panas), tapi enaknya ga ada abisnya. Malahan nih ya, kalo terasi kualitas top, bekasnya bakal lama ilangnya di tangan.
Saking indahnya, malah di setiap sudut jadi indah, didukung oleh fasilitas yang kita miliki (salah satunya gadget dgn kamera canggih plus kuota yang mumpuni untuk uploading), sangat mudah meng-explore keindahan alam Lombok. Setiap menit, paling gak ada satu…

View original 195 more words