Arti Diri

Dalam sabar aku menunggu kabar..
Namun sepertinya sabarku tak cukup untuk membuatku menunggu..

Di ujung senja aku paksakan hati untuk sebuah tekad baja..
Tekad untuk tak lagi membiarkan jemari menari mengikuti kata hati..
Untuk mengumbar rasa yang hanya sebatas asa hampa..
Hampa hati karena cinta setengah hati dari sebuah hati yang telah sanggup ciptakan sebuah prasasti..

Kini saatnya kembli menata hati yang terserak agar jiwa bisa tetap bergerak..
Meski tersendat dalam pilu namun aku harus tetap bergerak..
Berlari mencri arti diri agar aku bisa lebih berarti DI HATIMU..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s