[#PuisiMalam] ~ Dua Puluh Tujuh Februari

“Sekumpulan tweet #PuisiMalam @nulisbuku [2]”

RT @Rezki_up: Malam ini puisiku tak laku, merayu kantuk yg sedang berjalan di tepi muram. #puisimalam

RT @aihSoncuy: Luruskan kedua kakimu,sayang. Biarkan lelahnya hilang. Aku tahu kau baru saja pulang, dari masa lalu yang panjang. #puisimalam

RT @anne_13: Cerita ini tentang kita. Dengan akhir yg berbeda. Untuk sekali saja, aku ingin kita bersama. Meski tak nyata #puisimalam

RT @semangatawan: Kala malam aku tak lagi mampu mereka rupa awan.namun aku masih tetap bisa mereka wajahmu dilangit malam #puisimalam

RT @nottryan: berterimakasihlah kepada jarak, karena saat melepas rindu kelak, pertemuan terasa lebih semarak. #PuisiMalam

RT @MeiViolin: Aduh,ada pengganggu! Kedatangannya membawa rindu, meskipun berwujud kalbu #puisimalam

RT @sakazakky: Matahari hanya bersembunyi, dia hanya berpura-pura tidur. Bersembunyi dibalik selimut gelap dan semua mengira ia terlelap.

RT @aaafni: Bernaunglah, dari hujan yang meniadakan basahnya. Sebab kehilangan, terkadang hanya butuh sepasang, lengan #PuisiMalam

RT @Viona_Grace: Bukan titik. Aku dan kamu seperti tanda koma, yang terus melanjutkan kisah hidup bersama tanpa henti. #PuisiMalam

RT @cuplis_imoet: hujani aku dengan rindu, maka tak ada alasan bagiku untuk menduakanmu #puisimalam

RT @m_wiyono: Bersimpuh di hadapMu, mengikis keluh mengurai selaput resah, agar esok berbalut rahmat dan bermandikn ampunan #puisimalam

RT @ITATZZ: #puisimalamKau membuat aku memiliki ribuan kata tentang cinta, tp bukan cinta kita. Hanya cinta yg tak sampai pada tempatnya.

RT @yuska77: Tak perlu menghitung takdir, cintai saja perasaan yang ada. #puisimalam

RT @galuhprameswari: Bagiku rindu itu, Ia yang paling sabar merawat luka dan lupa apa itu kecewa. #PuisiMalam

RT @wulanparker: Aku sudah bosan bercumbu dengan kenangan. Boleh aku mengikat janji denganmu, atas nama Tuhan? #puisimalam

RT @ryza77: Aku pernah terjatuh dan aku bangga karena aku punya alasan untuk belajar berlari. #puisimalam

RT @aiyuubunda: Kita ini sama-sama pernah terluka. Kau melukaiku, dia melukaimu. Tak bisakah kali ini kita saling membalut luka itu?#PuisiMalam

RT @nottryan: hatimu kota yg asing, tempat yg selalu ingin kudatangi, dan tak ingin kutinggal pergi. #PuisiMalam

RT @dreamofmay: and everything just fall into their places, only when u’re around, cause without u everything fall into pieces #puisimalam

RT @chus26pedrosa: #PuisiMalam aku mencintainya tanpa sebab,dan membencinya untuk ribuan alasan yg tak pernah jelas adanya.

@nulisbuku: Malam tak pernah menangisiku meski kisah ini kelam. Ia tahu aku tak kan pernah tenggelam. #PuisiMalam

@nulisbuku:Kau sebut cinta itu kata, aku menyebutnya rasa. Kita tak pernah bertemu. #puisimalam

RT @nonadira: Seketika saja menjadi kenangan bila bersamamu. Manis ataupun getir. Seperti aku sudah berhasil kau sihir. #puisimalam

RT @PriaHujan: Rindu berserakan begitu saja di halaman rumah, kupetik yang ada dirimu #puisimalam

RT @adit_adit: Cinta tak pernah jatuh di tempat yang salah. Hanya situasi yang kadang membuat kita mengalah. #puisimalam

RT @wulanparker: Jika pura-pura adalah dusta. Apa kau masih pura-pura cinta? Dan menyemat rindu palsu, padaku? #puisimalam

RT @triaanggita: Tumbuhlah tinggi harapanku. Hatiku telah siap untuk terlempar jatuh bahkan untuk patah dibeberapa bagian #puisimalam

RT @fitri_14: aku ingin jadi yang pertama menemukan uban di kepalamu, ku catat itu dlm skedul hari tuaku #puisimalam

RT @NacotaYeshida: berteman gincu, berangkat meratapi jalan penuh liku, sembari melambaikan tangan kpd siapa saja yg butuh pemuas nafsu. #puisimalam

RT @yayhika: malam ini aku tidur berselimut rindu. Hangat namun sedikit menyiksa #puisimalam

RT @candra_larasati: setiap aku mendongak melihat bintang, entah mengapa kerling matamu yg terlihat, terang #puisimala

RT @Pujiwidiastuti: aku kelu dan kau tak tahu. Maka pergilah menjauh! Meski air mataku jatuh. #puisimalam

RT @arieffan_AHa: Dan semakin wajahmu menengadah, entah langit ataukah aku yang kau lihat.. #puisimalam

RT @sabianmorgan: #puisimalam kenakanlah baju hangat, kekasih. Malam ini begitu kalut! Aku tak ingin kau menggigil, aku pasti pulang

RT @IndahArifallah: sejengkal penantian tanpa jeda dan sejumput waktu yang selalu jadi tersangka. Kuharap kau masih sama. #puisimalam

RT @lalapurwono: Lelaki menuntut perempuan bisa masak enak. Bolehkah saya menuntut lelaki untuk bisa betulin kulkas rusak? #puisimalam

@nulisbuku: Kali ini ku tak berdaya saat kau bisikkan kata “tunggu”, meski bertahun-tahun rindumu tak pernah untukku. #PuisiMalam

RT @PriaHujan: Entah mengapa, hujan selalu saja menawarkan rindu yang dulu hilang darimu #puisimalam

RT @sakazakky: sepertinya matahari sedang bermimpi indah, setidaknya dia akan menceritakan padaku esok pagi #PuisiMalam

RT @sabianmorgan: aku penyuka malam. Karena dibalik jendela, kita bisa saling melempar rindu, untuk esok kita ceritakan. #puisimalam

RT @galuhprameswari: Mungkin kelak harus kunikahi kenangan,agar Tuhan mngirimkan anak-anak yg menyerupaimu,yg membayar semua kerinduanku. #puisimalam

@nulisbuku: Tunggu, katamu. Sampai kapan? Sampai aku mencintaimu. Dan aku pun menanti. #PuisiMalam

RT @nottryan: jika bagimu pergi adalah sesuatu yang patut, kupastikan rinduku ikut. #PuisiMalam

RT @weirdaft: aku bukan tak ingin sembuh, aku hanya sedang menikmati luka.maka, biarkanlah. #puisimalam

RT @lia3x: Kapan cinta pulang? Rinduku kalut, sudah sepematangan tanganmu tak lagi ku genggam. #PuisiMalam

RT @wulanparker: Aku bercerita pada semesta, tentang cinta, yang entah untuk siapa. Aku harap, masih dia. #PuisiMalam

RT @aiyuubunda: Jika saat terbangun membuatku teringat padamu, aku harus bagaimana lagi agar dapat melupakanmu? #PuisiMalam

RT @wahuycidhut: Berulang ada cinta terucap dari bibirmu. Berkali kutatap nanar mata itu, percuma. #PuisiMalam

RT @noiirio: Percuma aku menghujanimu dengan kata-kata rindu, jika yang kau mau adalah tubuh sintal tanpa jejak sendu. #puisimalam

RT @sabianmorgan:  pada bintang, kusesapi doa. BagiMu pemilikku, wahai penguasa langit; teduhi kami dengan rasa sayangMu. #puisimalam

RT @aiyuubunda: Hujan. Kamu. Dengarlah, ada sebait rindu yg kutitipkan dalam derasnya. Balaslah bila kau sempat. #PuisiMalam

Sumber: Tweet @nulisbuku

nulisbuku.com

Layanan self-publishing pertama di Indonesia + Book Printing Solution | Upload naskahmu di http://www.nulisbuku.com, Pasti terbit! Mudah, cepat & GRATIS!

Website:· http://nulisbuku.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s