[#PuisiMalam] ~ Dua Puluh Sembilan Februari

“Sekumpulan tweet #PuisiMalam @nulisbuku [3]”

@doRa_himmawari: Ini hanya sebuah rindu.. Rindu yg terselip dlm tumpukan ragu! Rindu yg terselip dlm tumpukan pilu! #puisimalam

@noninge: Angin malam membelaiku, membawa sepenggal kenang tentangmu, yg kenalkanku akan merindu. #puisimalam

@karyasurga: Kamu adalah rindu yang meruangi hati, dan kukekalkan lewat bait-bait puisi #PuisiMalam

@lrstii: aku menunggumu seirama ketukan jari,teratur lalu lama2 berhenti #puisimalam

@noiirio: Satu jentikan jarimu, rindukupun pecah. Jangan datang, jika kamu tidak ingin tinggal. #puisimalam

@lrstii: selalu mengasyikkan menunggumu membuka mata di pagi hari,lalu mengecup keningmu dan mengucapkan selamat pagi🙂 #puisimalam

@sanatoigawa: tangis ku pecahkan tanpa arah, sakit ku lepaskan tanpa rasa, semua cobaan datang tanpa diduga-duga #puisimalam

@wulanparker: Semesta harus tahu. Yang malam ini menjawab rinduku, adalah ibu. Sempurna🙂 #puisimalam

@YIIDYOOD: Langkahku semakin rapuh, ketika aku tau, bkn hanya aku yang menjadi milikmu. Dan harus kau tau langkahku tetap maju #puisimalam

@violetkecil: adakah kau tahu aku tertatih rindu menunggumu? kau tidak tahu. #puisimalam

@Krchmd: duduklah disamping ku sebentar saja, rasakan setiap detak dari jantungku, didalam sana banyak rindu yang meronta #puisimalam

@wulanparker: Kamu mengajarkan aku kecewa, membiasakan aku hampa, hingga tak perlu lagi mengeja luka. #puisimalam

@NillAluna: Malam, mengais-ngais bayangmu yg tertetes dari sepenggal doa. Lamat-lamat, agar kau tak tergilas dalam gigil hujan #puisimalam

@ITATZZ: #puisimalam ku berpura2 tak melihatmu pdhl ketika itu hati ini sedang berwarna seperti langit sore, kau tak pernah benar2 hilang”

@danissyamra: Malam merindu pada langit pagi, berharap pada matahari yg tertidur lelap. Dalam bayang,dan asa yg tak jua hilang #puisimalam

@FazaAnisa: langkah gontaiku semakin tak menentu,semakin jauh semakin gontai. menanti saat terjatuh. melihat indahmu dari jauh. #puisimalam

@momo_DM: Di bilik pilu tersimpan kamu, dibalik rindu tersembunyi air mataku. #PuisiMalam

@inandeenan: Dengar, ini bukanlah amarah, namun hanya caraku untuk mengatakan, tetaplah disampingku #puisimalam

@willy_rooney: rindu itu, semenit berlalu setelah bertemu. #puisimalam” ”

@wulanparker: Jika aku mampu merayu Tuhan, aku pintakan satu waktu, untuk bisa menemuimu. Melepas rindu. #puisimalam

@lrstii: harusnya mudah mengatakan rindu,semudah aku tersenyum ketika melihat wajah teduhmu #puisimalam

@Chalinop: Suatu malam aku melihatmu di langit sana, memercik cahaya sebagai kembang api, dan meledakan hatiku.#puisimalam

@sigit_pam: Tak kutemukan kerlip bintang di langit malam, apakah luka begitu merajam hingga kejora pun ikut padam? #PuisiMalam

@RatnaAyu_B: ketika sejuta bintang gemerlap,matamulah semesta itu,anakku,yg menghangatkan langit malam dg senyummu #puisimalam

@danissyamra: Kunang-kunang berlarian di udara, sinarnya undang senyap. Hamparkan sepi pd terangnya sinar di ilalang yg gelap.~ #puisimalam

@momo_DM: Puisiku menjelma hening doa, saat aksaramu menjelma bening air mata. #puisimalam

@wulanparker: Aku bahagia. Boleh aku bagi dengan kamu? Agar aku dan kamu, satu. #puisimalam

@myturtlylife: Ekor hari, hendak mengorbit pada kabisat. Padanya kutitipkan impian yang tengah sekarat. #PuisiMalam

@wahuycidhut: Hatiku jangkar berkarat yang sudah lama tidak kau angkat. #PuisiMalam

@momo_DM: Malam membuatku tersipu, saat kenangan tak kunjung hilang tersapu — aku terpaku di masa lalu. #puisimalam

@HibbanMuttaqien : Lantunan ritmis nada berayun merdu. Menghiasi setiap arah lamunanku. Tentang dirimu, Kasihku. Yang tak kunjung merindukanku #puisimalam

@sigit_pam: Kukembarai malam ditemani rembulan yang meremang sendu, satu tempat kutuju;hatimu #PuisiMalam

@beriozka: Tangis adalah caraku bercerita. Lihatlah pantulan kisahnya dlm airmata yg kau seka. Ada “Aku menyukaimu” mnanti u/ kau baca. #PuisiMalam

@beriozka: Aku tahu kamu akan selalu pulang kepadaku. Hanya di pelukanku kamu bisa tersedu, ketika dunia menuntutmu u/ slalu tersenyum. #PuisiMalam

@Fc_tugas: Kau langit dan aku buminya, yg berbeda cerita tak sengaja mengenal dengan rindu yang menjadi purba menua. #puisimalam

@lrstii: melalui lensa kamera mu,bisakah kau menangkap seraut rasa kecewa di wajahku? #puisimalam

@rayfarahsoraya: keKagumanku,walau sedikit Angkuh tapi Menenangkan dirikU.ah..ada K.A.M.U ternyata di goresan deskripsiku tentangmu #puisimalam

@annisarahmah tulus itu sperti laut, yg tak pernah mengumbar kdalamannya pd semesta, namun sdh dipastikan ada byk khidupan di sana #puisimalam

@sigit_pam  Tak kutemukan kerlip bintang di langit malam, apakah luka begitu merajam hingga kejora pun ikut padam? #PuisiMalam

@willy_rooney aku rindu hingga menggila. menunggu waktu bertemu dalam waktu yang lama. #puisimalam

@heiRoby Jam itu semakin kaku, ketika aku mengeja nama-mu. #PuisiMalam

@arsachputri Dan aku bermain dalam sebuah kata, agar kau tenggelam dalam ribuan makna di dalamnya #puisimalam

@ibenmu Tuan, gembirakah tuan jika mereka memejam mata di jalanan? Tuhan, apa memang takdir mereka tak berkesudahan? #puisimalam

@meirnyeh: Terlintas sebuah tanya untuk rindu. Kenapa selalu datang terburu-buru? #puisimalam

@WidiHenny: meresapi sisa malam dalam diam, terbersit kembali rindu yg tak pernah hilang #puisimalam

@semut_nungging: cinta adalah milik mereka yang berani menemu malam dengan luka dan kepedihan yang purnama #puisimalam

@latepz: tangan mungil yang lusuh itu aku kira berdoa, tapi itu hanya dugaan saja, mereka meminta-minta #puisimalam

@lia3x: Di tanganmu piala, hatiku yang berdarah-darah, sekali lagi sepi hanya mengetuk Hati yang bukan terbuat dari besi. #PuisiMalam

@fjriindni: kini aku bersandar di dinding kehampaan hati, dan berteduh di bawah pohon harapan #puisimalam

@lia3x: Suatu hari Hati akan menemukan tempatnya. Diantara dua lengan, yang menyediakan hangat pelukan. #PuisiMalam

@bawonot: beranjaklah,Nona. Tidak ada tempat bagimu dalam relung rinduku. Biarkan malamku sunyi tanpa hadirmu. #puisimalam

@nottryan: Kamu, bunga yang mekar. Aku, rumput liar yang tak punya nalar. #puisimalam

@heiRoby: Diantara tembakan mercury, aku memanggil nama-mu pada selaput hujan. Berkilauan rerintiknya di tampar cahaya bulan. #PuisiMalam

@lrstii: jgn malu saat rembulan merayu,blg saja padanya kau sudah punya aku,malaikat tk bersayap yg sllu menyayangimu,kata ibu #puisimalam

@biolahitam: Sejauh-jauhmu menjauh… seerat-erat rindu akan menjerat… tegakah membuatku semakin penat? #puisimalam

@puguhdwi: Terimakasih telah menanam benih rindu di hati ini, meski kau tak ingin menuainya. Rindu itu milikku bukan milikmu #puisimalam

@aihSoncuy: Cari aku dalam tumpukan salju, Cinta yang baru. Agar kau tahu, hatiku telah lama membeku. #puisimalam

@BinarBintang: Adakah jalan pintas utk menuju kehatimu? sungguh..aku ingin bermuara disana, meleburkan semua gelisah. #puisimalam

@noiirio: Kau tulis namaku di sela hari & aku memilih dengan hati2 kata untuk membalas sapamu. Bukan cinta, aku hanya jatuh. #puisimalam

@desvianwulan: bulan kedua di tahun kedua akan berlalu, tak begitu dengan rinduku. aku masih saja menunggu meski kamu tak tau #puisimalam

@clarajullia: Matamu, hanya bisa menyisakan satu cerita. Yang menerbangkanku ke angkasa. #PuisiMalam

@sigit_pam Kukembarai malam ditemani rembulan yang meremang sendu, satu tempat kutuju;hatimu #PuisiMalam

@wulanparker Hei, gengsi hanya akan menoreh luka. Katakan saja bila kau cinta. Buat apa dusta? #puisimalam

@HibbanMuttaqien Bila kau ragu. Boleh ku pinjam waktumu? Hanya sekadar meyakinkanmu. Akan besarnya cintaku . . #PuisiMalam

@tikaprananda Aku tak butuh malam atau pagi sebagai pergantian waktu. Pergantian amarahmu sudah tersampaikan olehku. Aku akan diam #PuisiMalam

@idenide Malam gelap setitik cahaya memancar, selalu ada makna sekalipun hitam #puisimalam

@oktaviasiswono Menyentuh bayangmu bagaikan sebuah harapan semu, tak mampu mata ini merangkai tetesan air mata mengantar kepergianmu #puisimalam

@aihSoncuy Merindukanmu, adalah pergi dan pulang di tengah larut malam. #puisimalam

@dindutzzz: Saat bait doamu menjadi senjata, untuk apa lagi aku takut pada dunia? Tuhan mendukung kita, cinta… #puisimalam

@nottryan: Aku ingin kita menjadi hujan, yang berkejaran, lalu jatuh dan mati di tanah yang sama. #puisimalam

@Heri_Pure   Hujan adlh senyawa airmata yg tergenang diantara jeda rindu & cemburu. Sampai tak sempat b’hitung cm ada satu nyawa. @nulisbuku #PuisiMalam

@Ayai_Nedved: bukankah kau yang memintaku untuk kembali pada malam. pada keheningan semesta yang pernah kita agungkan. #PuisiMalam

@clarajullia   Pipi kanan itu masih murni, bhkan tak terbersit dlm ilusi, jgn kau nodai, ckup pipi kiri. Selebihnya aku masih suci. #PuisiMalam

@willy_rooney: rindu itu menutup mata kala terjaga. berharap kau ada saat esok tiba. #puisimalam” ”

@yadisuharlim Kini ku tergantung di sela-sela senja, mencari dentik suara mu, yang kian surut terbawa ombak ke samudera #puisimalam

@wahuycidhut: Kita memulai, biarlah akhir menyudahi. Cinta tak sepantasnya mengenal kata kembali. #PuisiMalam

@aihSoncuy: Senyummu seperti sayap kunang-kunang, tertidurpun aku terkenang-kenang. #puisimalam

@aiyuubunda: kuramu bait-bait kata semalaman, kutitipkan pada rembulan, semoga saja rinduku padamu lekas tersampaikan #puisimalam

@nottryan   Teruntuk tangisanmu, Sahabat, bahuku lebih lebar daripada sayap malaikat. #puisimalam

@rhany_octa: merindukanmu adalah hal yang tak pernah terselesaikan. #puisimalam

@inairhafair ada diam pada malam, memeluk penghuninya dalam-dalam, mungkin rindu menghapus kelam, di bawah lampu temaram.. #puisimalam

@n3yllans: Aku tak mau mengingatmu,tapi rintik hujan memaksaku merindukanmu #puisimalam

@Ayai_Nedved: jangan memelukku saat malam, hanya meninggalkan kerinduan yang tak tersampaikan. #PuisiMalam

@pandu_nt: Bukan hanya soal cinta, tapi juga rasa. Yang sekejap kau hadirkan, lalu kau buang tak tersisa. #puisimalam

RT @nottryan: Dari Sapardi aku belajar sajak, dan kamu, segala sebab huruf-huruf ini bergerak. #puisimalam

RT @nonadira: Apa kabarmu luka? Malam ini gelap, udaranya lembab. Aku dengar tangis berbincang dengan senyum. Sepiku ranum.. #puisimalam

RT @Deskafiani: ini firasatku saja, atau memang rindu telah bereaksi dengan waktu dan hancur menjadi butiran debu? #puisimalam

RT @dwining74: seperti hening malam, jiwaku tenang bersemayam #puisimalam

RT @popo_unyill: Matamu itu susah di tebak. Buat ku lumpuh,rapuh,dan berpendirian teguh #puisimalam

Sumber: Tweet @nulisbuku

nulisbuku.com

Layanan self-publishing pertama di Indonesia + Book Printing Solution | Upload naskahmu di http://www.nulisbuku.com, Pasti terbit! Mudah, cepat & GRATIS!

Website:· http://nulisbuku.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s