Berani Melamar

Dear Bosse @PosCinta,

Masih ingatkah kau dengan saya? Seseorang yang pernah menjadi bagian darimu, setahun yang lalu. Sayang hanya satu kali saya bisa ikut berpartisipasi dalam #30HariMenulisSuratCinta Malas menulis? Bukan. Bukan karena malas menulis, tapi lebih pada ketidaktahuan saya pada siapa surat saya hendak diantarkan. Kepadamu? Ah! Rasanya Bosse @PosCinta sebagai agen perantara asmara sudah banyak sekali membaca surat cinta. Sampai-sampai satu-satunya surat yang saya tulis tak sedikit pun menarik perhatianmu. Tapi saya sadar, siapalah saya ini? Saya hanya butiran debu yang dikutuk jadi batu. Jadi, saya terdiam dan pasrah. Menyerah? Tentu tidak. Dari situ saya belajar, bahwa menulis yang baik itu tidaklah mudah. Karenanya saya terus belajar untuk selalu menjadi lebih baik.

Oya, sepertinya saya harus kembali ke tujuan saya sebelumnya. Melamar menjadi agen pos cinta. Oleh karena itu perkenankan saya, @momo_DM mengajukan lamaran menjadi agen pos cinta dengan segenap keberanian. Apalah arti semangat tanpa keberanian di dalamnya untuk melangkah maju. Saya memang bukan penulis yang baik maupun pembaca yang baik, tapi selalu berusaha menjadi lebih baik. Sebagai bukti bahwa saya berusaha menjadi penulis dan pembaca yang baik adalah mengajak teman-teman followers saya untuk ikut proyek menulis bersama yang pernah saya adakan #15HariNgeblogFF. Repot? Pastinya. Tapi berkat dukungan partner saya, saya bisa menyelesaikan tugas menjadi admin, bahkan sudah sampai jilid 2.

Awalnya sempat keteteran membaca posting tulisan flash fiction di blog teman-teman. Kadang sehari bisa membaca lebih dari seratus tulisan di blog. Sampai akhirnya selama 15 hari total saya telah membaca sekitar 1000 lebih tulisan flash fiction. Kok bisa?  Kuncinya adalah niat baik. Kalau ada niat baik, Insya Allah segala sesuatunya dimudahkan, termasuk menjadi salah satu admin #15HariNgeblogFF. Kerepotan tidak berhenti di situ saja. Saat saya dan partner memutuskan untuk menjadikan tulisan itu menjadi sebuah buku dan diterbitkan lewat jalur indie, pertarungan baru dimulai. Saya dan partner harus berjibaku dengan waktu untuk membaca dan menyeleksi satu per satu naskah yang layak untuk dibukukan. Sulit? Memang. Tapi tidak ada sesuatu yang sulit saat saya dan partner mengerjakannya dengan semangat dan ikhlas. Sampai akhirnya, buku #15HariNgeblogFF berhasil diterbitkan secara indie.

Banyak suka dan duka menjadi admin #15HariNgeblogFF. Dari komplain teman-teman yang link tulisannya belum di-share, jaringan internet yang kadang tidak bersahabat, bahkan sampai pada benturan dengan pekerjaan sehari-hari. Lengkap! Sukanya adalah bisa memotivasi diri-sendiri dan teman-teman untuk konsisten menulis di blog sekaligus menambah teman baru. Suka dan duka lainnya, tentunya Bosse @PosCinta juga lebih bisa merasakannya.

Demikianlah lamaran ini saya ajukan dengan segenap keberanian. Berani melamar artinya berani diterima dengan segala konsekuensinya atau berani ditolak dengan tetap lapang dada.

 

Salam semangat dan ikhlas sepenuh cinta,

materai Rp 6.000,- + tanda tangan (anggap saja) 

@momo_DM

 

 

2 thoughts on “Berani Melamar

  1. @poscinta, saya dukung mas momo jadi admin. Terbukti dedikasinya tinggi. Saya partisipan untuk proyek #15haringeblogFF dimana mas momo sebagai salah satu adminnya, semua thread yang masuk dibaca , dikomentari dan di share. Jumlahnya bisa ratusan perhari. Kelar dengan blog, kemudian beliau juga menjadi editor untuk kemudian FF tersebut dibukukan via @nulisbuku.

    Vote mas momo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s