.:. Pengalaman Pertama .:.

Ini untuk pertama kalinya. Kakiku menjejak perlahan. Tak sama persis dengan yang diceritakan oleh Pak Guru memang.

Aku kembali melangkah, meninggalkan teman-teman kelompokku jauh di belakang. Meniti setiap jengkal untuk merasakan sensasi dingin menusuk tulang. Ada hal aneh kurasakan. Alergi dinginku tidak kambuh.

“Ah! Mungkin udara di sini lebih bersih.”

Impianku berhasil kuwujudkan hari ini. Menjelajah kutub utara bersama teman-teman dengan didampingi Pak Guru. Tatap mata tak pernah lepas pada butiran-butiran putih di dekat kakiku. Kulanjutkan perjalananku. Kali ini aku menemukan tumbuhan kecil berwarna hijau serupa lumut. Aku tersenyum lebar. Kutulis penemuanku dalam buku catatan.

Selanjutnya, aku tidak menemukan apa pun. Tak ada lagi tumbuhan. Apalagi binatang khas kutub utara. Aku tidak kecewa. Setidaknya ini adalah pengalaman berharga. Aku pun akhirnya memilih untuk menghentikan langkahku dan mundur kembali ke kelompokku. Berharap teman-temanku tidak merasakan hal yang sama denganku. Sungguh pengalaman pertama yang menyenangkan.

“Cukup, Budi. Sekarang gantian teman kamu,” kata Pak Guru Geografiku yang kemudian menunjuk Iwan, teman sebangkuku, untuk menjelajah bagian bumi lain di peta dunia berukuran sangat besar itu.

~ mo ~

***

Berdasarkan #topikfiksimini hari Kamis tanggal 20 Juni 2013: KUTUB UTARA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s