Seorang bloger bisa diartikan sebagai individu yang menumpahkan ide-ide di kepalanya dalam bentuk tulisan di blog pribadinya. Apa pun yang ditulisnya menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing bloger. Sayangnya bloger masih sangat rentan tidak bisa menyelesaikan permasalahan hukum yang dihadapi terkait tulisan. Hal ini mengingat sampai saat ini bloger belum memiliki payung hukum yang kuat. Berbeda dengan jurnalis dan pewarta media lainnya.

Kondisi nyata ini seperti diungkapkan oleh nara sumber dalam acara yang diselenggarakan hari ini (17/2) Workshop Capacity Building Media, Fathul Rahman. Menurut pria single yang akrab dipanggil Kak Ong ini, bloger sebaiknya membentuk forum khusus seperti pers untuk menguatkan legalitasnya.

“Kalau tidak ada legalitas akan sulit bagi bloger jika ada yang keberatan dengan postingannya,” ujarnya.

Menurut anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB ini, dalam kiprahnya bloger juga harus senantiasa menjaga independensi. Dia berharap bloger tidak tergiur dengan ‘tawaran pekerjaan’ yang tidak sesuai hati nurani dan nilai keberagaman.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh LBH APIK NTB dan Akapela NTB dengan dukungan OXFAM itu pula, pria pegiat literasi itu menceritakan ‘rahasia’ pers dan beberapa judul berita yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya hal tersebut harus diperangi oleh bloger melalui tulisan yang bersifat netral. Hal ini mengingat sisi lain seorang bloger menurutnya adalah jurnalis independen.

Pada akhir acara bertema ‘Mewujudkan Media Melawan Ujaran Kebencian dan Berita Bohong’ itu, nara sumber meminta peserta menuliskan apa yang harus dan tidak dilakukan oleh bloger. Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa bloger mempunyai sisi lain yang harus ditingkatkan, yaitu kapasitas diri dalam ikut menjaga keberagaman melalui pembentukan kelompok atau forum. Diharapkan forum tersebut tidak hanya secara digital, tetapi berwujud nyata dalam bertukar pikiran dalam meng-counter sebuah isu hangat yang berpotensi memecah belah persatuan.

Pertemuan peningkatan kapasitas yang berlangsung dari pagi hingga makan siang dengan sajian menu istimewa di Lesehan Bumi Gora Udayana ini menjadi awal terungkapnya sisi lain bloger yang juga seorang jurnalis independen. Selanjutnya, tugas bloger itu sendiri untuk mengembangkan diri dan tetap menulis hal-hal baik terkait keberagaman untuk melawan ujaran kebencian dan berita bohong.

– mo –

One thought on “Terungkap! Sisi Lain Seorang Bloger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s